Jakarta – Fans anime dan manga Jepang pasti nggak asing dengan karakter ‘dere’. ‘Dere’ merupakan pengelompokkan karakter berdasarkan sifat, watak, dan kepribadian. Yaa… mirip-mirip MBTI yang lagi tren di kalangan artis Korea itulah.
Dijelaskan TheSmartLocal Japan, kata ‘dere’ asalnya dari ‘deredere’ yang artinya ‘dicintai’ atau ‘jatuh cinta’. Istilah ini sering lengket ke karakter anime atau manga terlihat dari cara mereka mengekspresikan perasaan ketika sedang dicintai atau mencintai karakter lain.
Nah, ‘dere’ ini nggak cuma satu tapi ada banyak tipenya: yandere, tsundere, kuudere, dan dandere. Beda nama, tentu saja beda sifat dan kepribadiannya. Simak penjelasan ‘dere’ dalam anime dan manga:
1. Yandere
CBR.com menulis, yandere (yang terdiri dari dua kata: ‘yan’ dan ‘deredere’) mengandung dua hal utama. Kata ‘yan’ dalam bahasa Jepang merujuk pada kata ‘yanderu’ yang artinya ‘sakit’ sementara ‘deredere’ seperti penjelasan sebelumnya adalah ‘dicintai’ atau ‘jatuh cinta’.
Jadi bisa disimpulkan karakter yandere adalah karakter yang ketika jatuh cinta sangat ‘mabuk’ dan posesif. Karakter ini sering digambarkan sebagai perempuan, tapi ada pula yang laki-laki.
Ciri utama yandere adalah sikap yang manis dan baik, tapi lama-lama kepribadiannya bisa berubah jadi terobsesi dengan orang yang dia cintai. Obsesi itu bisa berujung mengejar mati-matian terlepas apakah perasaannya dibalas atau nggak.
Yandere bisa sampai ke tahap yang ekstrem, kejam, dan berani membunuh karakter lain yang mendekati orang yang dicintainya karena cemburu. Hiii…..
2. Tsundere
Tsundere berasal dari kata ‘tsun’ yang mengacu pada ‘tsun tsun’ yang bisa diartikan sebagai ‘perasaan berpaling karena jijik atau marah’. Ketika digabungkan dengan kata ‘deredere’, makna tsundere jadi karakter yang sering bersikap dingin, kasar, bahkan di tahap ekstrem jahat kepada kekasihnya. Tapi sebenarnya dia bucin banget.
Ciri utama tsundere adalah malu-malu tapi mau. Atau ketus-ketus tapi cinta mampus. Kadang dia angkuh dan marah-marah di depan orang yang dia suka, tapi padahal itu hanya tameng buat menyembunyikan perasaan malu mereka sambil diam-diam merasa senang.
3. Dandere
Dandere terdiri dari kata ‘dan’ yang berasal dari kata ‘danmari’ yang punya arti ‘diam’ atau ‘pendiam’. Digabungkan dengan ‘deredere’, dandere berarti mencintai diam-diam, tapi lebih karena karakternya pemalu dan jarang bicara. Dia nggak akan ngomong banyak kecuali ada yang mengajaknya ngobrol duluan.
Sifat karakter dandere yang pendiam ini muncul karena rasa malu yang tinggi dan kurang percaya diri. Dandere sering merendahkan dirinya di depan orang yang dia suka, banyak meminta maaf, dan punya kebiasaan memastikan karakter lain nggak marah karena dia.
4. Kuudere
Karakter dengan sifat kuudere sama pendiamnya seperti dandere. Tapi diamnya bukan karena malu, tapi karena memang dia sosok yang dewasa, bisa mengatur emosi dan perasaan, cenderung terlihat keren, juga senang menyendiri.
Kuudere diambil dari kata ‘kuu’ yang merupakan serapan kata ‘cool’ yang berarti keren. Digabung dengan ‘deredere’, kuudere bisa disimpulkan karakter yang mencintai dan dicintai tapi dengan cara yang keren, seolah nggak peduli, tapi diam-diam sayang dan care banget.