Drone Emprit: Akun Pro Anies Sumber Sentimen Negatif Prabowo

Drone Emprit: Akun Pro Anies Sumber Sentimen Negatif Prabowo

Debat kelima calon presiden Pemilu 2024 di JCC, Jakarta, Minggu, (4/2/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Prabowo Subianto lagi-lagi dibanjiri sentimen negatif di media sosial selama debat capres kelima. Sumber utama sentimen negatif Prabowo ternyata dari akun media sosial yang pro Anies Baswedan.

Hasil analisis Drone Emprit yang dipublikasikan oleh akun @ismailfahmi menggambarkan keramaian netizen di media sosial selama debat capres kelima yang digelar pada Minggu malam (4/1/2024).

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan lagi-lagi merajai medsos dengan 160.426 sebutan di X, media sosial yang dulu dikenal sebagai Twitter. Prabowo Subianto, capres nomor urut 2, mendapatkan 100.554 sebutan, sedangkan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo mendapatkan 95.276 sebutan.

Mayoritas https://38.180.106.158/ percakapan soal Anies diposisikan sebagai komentar positif yaitu 86 persen, begitu juga dengan Ganjar yaitu 72 persen positif. Di sisi lain, mayoritas sebutan soal Prabowo bernada negatif yaitu sebesar 48 persen.

Berdasarkan pemetaan sumber percakapan di media sosial, Drone Emprit menyimpulkan bahwa sebagian besar sentimen negatif soal Prabowo berasal dari akun media sosial yang Pro Anies.

“Tampak ada satuklaster besar yang mayoritas berwarna merah [sentimen negatif] link antarnodenya.Klaster ini didominasi olehakun proAnies dan yang cenderung netral. Mereka yang berkontribusi pada tingginya sentimen negatif kepadaPrabowo,” papar Ismail Fahmi. “Ini memperlihatkan kecilnya pendukung Prabowo di Twitter, sehingga percakapannya didominasi oleh pendukung kubu lain.”

 

Di sisi lain, sentimen positif atas Anies didominasi oleh sebutan oleh para pendukungnya. Bahkan, pendukung capres lain tidak tampak agresif menyuarakan sentimen negatif atas Anies.

“Tidak tampak dan tidak signifikannya akun yang kontra Anies menyebabkan sentimen positif terhadap Anies sangat tinggi seperti ditunjukkan oleh analisis sentimen sebelumnya,” kata Ismail Fahmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*