Breaking! Harga Batu Bara Nyungsep, Terendah dalam 2 Tahun

Breaking! Harga Batu Bara Nyungsep, Terendah dalam 2 Tahun

Harga batu bara dibuka ambles membentuk level terendah dalam 28 bulan atau sejak 23 Juni 2021. Penurunan dalam ini menyebabkan harga batu bara menjebol level psikologis US$130 per ton.
Merujuk pada Refinitiv, https://143.42.75.229 harga batu bara ICE Newcastle kontrak Desember dibuka di posisi US$ 126 per ton atau ambruk 6,18% pada perdagangan Selasa (31/10/2023) pukul 18.15 WIB.

Pelemahan ini menjadikan kinerja si pasir hitam sepanjang bulan ini terkoreksi 14,1%. Penurunan ini menjadikan harga batu bara terendahnya sejak tren kenaikan panjang akibat masalah pasokan yang diperparah perang Rusia-Ukraina. Jebolnya level terendah memungkinkan tren harga batu bara tinggi akan berakhir.

Sentimen penurunan harga batu bara terjadi akibat dua konsumen batu bara terbesar dunia menahan permintaannya. S&P Global Commodity Insight memperkirakan China masih akan menahan permintaannya dengan harapan dapat membeli dengan harga murah.

Demikian pula dengan India, konsumen batu bara terbesar kedua ini juga diperkirakan menahan permintaannya, karena enggan membeli pada harga saat ini. Permintaan dua raksasa ekonomi Asia yang ditahan menghancurkan harga pasir hitam.

Selain itu, penurunan harga juga disebabkan oleh mulai beralihnya ke sumber energi gas di tengah pasokan batu bara yang masih mencukupi. Dalam perdagangan batubara fisik, kurangnya “pembeli asli” terus “menghambat aktivitas”, kata seorang broker dalam sebuah catatan kepada kliennya yang dikutip dari Montel.

Seorang analis pemasok batu bara sepakat bahwa permintaan tidak banyak, meskipun ia mengatakan terdapat peningkatan konsumsi di Jerman. Ia juga menunjukkan adanya keterbatasan pada kualitas batubara dengan spesifikasi lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*